Keamanan dari Program Jahat
Tugas 1 : Keamanan dari Program Jahat
Jelaskan apa yang dimaksud dengan program jahat! Sebutkan contoh program jahat!
Jawab:
Ancaman canggih terhadap sistem komputer adalah program yang mengeksploitasi kelemahan sistem komputasi. Klasifikasi program jahat :
Bacteria
Logic bomb
Trapdoor
Trojan horse
Virus
Worm
Spam
Spyware
Jelaskan apa saja akibat yang ditimbulkan dari program jahat!
Jawab:
Bacteria
Bacteria bereproduksi secara eksponensial, dengan cepat mengambil alih seluruh kapasitas pemroses, memori / ruang disk, mengakibatkan penolakan pengaksesan pemakai ke sumber daya.
Logic bomb
Ketika kondisi yang dimaksud ditemui (misal:tgl tertentu, pemakai menjalankan aplikasi tertentu, dll) logik mengeksekusi suatu fungsi yang menghasilkan aksi-aksi tak diotorisasi, misal : mengubah/menghapus data, mesin berhenti, dll.
Trapdoor
Menjadi ancaman ketika digunakan pemrogram jahat untuk memperoleh pengaksesan tak diotorisasi.
Trojan horse
Trojan horse digunakan untuk melakukan fungsi-fungsi secara tidak langsung dimana pemakai tak diotorisasi tidak dapat melakukannya secara langsung.
Virus
Program ‘menginfeksi’ program-program lain dengan memodifikasi program-program itu.
Worm
Worm mampu mengirim paket data secara terus menerus ke situs tertentu via jalur koneksi LAN/Internet. Efeknya membuat trafik jaringan penuh, memperlambat koneksi dan membuat lambat/hang komputer pengguna.
Spam
Para spammer dapat mengirim jutaan email via internet untuk kepentingan promosi produk/info tertentu. Efeknya sangat mengganggu kenyamanan email pengguna dan berpotensi juga membawa virus/worm/trojan.
Spyware
Spyware berpotensi menggangu kenyamanan pengguna dan mencuri data-data tertentu di komputer pengguna untuk dikirim ke hacker. Efek spyware akan menkonsumsi memory komputer sehingga komputer menjadi lambat atau hang
Sebutkan dan jelaskan tindakan apa saja yang dilakukan sebagai antisipasi terhadap program jahat!
Jawab:
Solusi ideal terhadap ancaman virus adalah pencegahan. Setelah pencegahan terhadap masuknya virus untuk pertama kali, maka pendekatan berikutnya yang dapat dilakukan adalah :
Deteksi : begitu infeksi telah terjadi, tentukan bahwa infeksi memang telah terjadi dan cari lokasi virus
Identifikasi : begitu virus terdeteksi maka identifikasi virus yang menginfeksi program
Penghilangan : setelah virus teridentifikasi maka hilangkan semua jejak virus dari program yang terinfeksi dan program dikembalikan seperti semula. Jika deteksi sukses dilakukan, tapi identifikasi atau penghilangan tidak dapat dilakukan, maka alternatif yang dilakukan adalah hapus program yang terinfeksi dan kopi kembali backup program yang masih bersih

Tidak ada komentar:
Posting Komentar