Rabu, 11 Januari 2023

Keamanan Sistem Operasi

 

Nama : Dewangga Suryo Laksono

NPM                 : 50420363

Kelas : 3IA12

Mata Kuliah : Sistem Keamanan Komputer (M12)

 


1. Jelaskan apa fungsi dan peranan sistem operasi pada komputer!

Jawab : 

Sistem operasi (OS) adalah perangkat lunak yang mengontrol sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak komputer. Ini memungkinkan aplikasi untuk berinteraksi dengan perangkat keras di komputer. Beberapa perangkat lunak dapat berinteraksi dengan perangkat keras secara langsung, tetapi sebagian besar perangkat lunak tidak ditulis untuk berinteraksi dengan setiap perangkat keras tertentu  oleh karena itu, sistem operasi menangani interaksi dengan perangkat keras.

Komputer paling awal tidak memiliki OS. Setiap program harus menyertakan semua kode untuk menjalankan komputer. Ini membuat setiap program komputer rumit dan sulit dibuat. Sejak saat itu, sistem operasi telah dikembangkan, dengan sebagian fungsinya mencakup kode yang diperlukan untuk menjalankan komputer. Ini memungkinkan beberapa aplikasi ditulis lebih mudah untuk bekerja pada sistem operasi umum daripada untuk komputer individu.


2. Jelaskan apa yang menyebabkan perlunya mengamankan sistem operasi!

Jawab : 

Jika program komputer dijalankan oleh pengguna yang tidak berwenang, maka dia dapat menyebabkan kerusakan parah pada komputer atau data yang tersimpan di dalamnya. Jadi sistem komputer harus dilindungi dari akses tidak sah, akses jahat ke memori sistem, virus, worm, dll.


3. Sebutkan dan jelaskan bentuk-bentuk serangan terhadap sistem operasi!

Jawab : 

Serangan dalam system operasi dibagi menjadi 2, yaitu serangan aktif dan serangan tidak aktif.

A.) Serangan Aktif

1. Penyamaran (Masquerade), Serangan penyamaran terjadi ketika satu entitas berpura-pura menjadi entitas yang berbeda. Serangan Masquerade melibatkan salah satu bentuk serangan aktif lainnya.

2. Modifikasi pesan (Modiffication of messages), Ini berarti bahwa beberapa bagian dari pesan diubah atau pesan itu ditunda atau disusun ulang untuk menghasilkan efek yang tidak sah.

3. Penolakan (Repudiation), Serangan ini dilakukan oleh pengirim atau penerima. Pengirim atau penerima dapat menyangkal kemudian bahwa dia telah mengirim atau menerima pesan. Misalnya, nasabah bertanya kepada Banknya.

Untuk mentransfer sejumlah uang kepada seseorang dan kemudian pengirim (pelanggan) menyangkal bahwa dia telah mengajukan permintaan tersebut. Ini penolakan.


B.) Serangan Pasif

1. Pelepasan isi pesan (The release of message content), Percakapan telepon, pesan surat elektronik, atau file yang ditransfer mungkin berisi informasi sensitif atau rahasia. Kami ingin mencegah lawan mempelajari isi dari transmisi ini.

2. Analisis lalu lintas (Traffic Analysis), Misalkan kita memiliki cara untuk menutupi (enkripsi) informasi, sehingga penyerang, meskipun menangkap pesan, tidak dapat mengekstraksi informasi apa pun dari pesan tersebut.

Lawan dapat menentukan lokasi dan identitas host yang berkomunikasi dan dapat mengamati frekuensi dan panjang pesan yang dipertukarkan. Informasi ini mungkin berguna untuk menebak sifat komunikasi yang sedang berlangsung.



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar