Senin, 04 Januari 2021

TEKNOLOGI MENGUBAH KEBUDAYAAN

Teknologi mengubah Kebudayaan   

            Kebudayaan merupakan adat-istiadat turun menurun dari nenek moyang. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, kebudayaan memiliki arti yang berubah yakni kebiasaan yang dilakukan oleh orang-orang setempat. Kebiasaan ini juga menjadikan salah satu ciri khas dari masing-masing daerah. Perilaku apapun yang menjadikan mereka lebih baik atau merasa nyaman akan dilakukan.

          Kebudayaan merupakan hasil karya buatan manusia. Kebudayaan ini memiliki beberapa bidang antara lain seni, adat, keyakinan, dan lain-lain. Adanya kebudayaan mampu memberi pengaruh terhadap kehidupan manusia. Di kehidupan manusia terutama yang menyangkut tentang teknologi. Oleh karena itu, di era sekarang banyak sekali dampak tentang masuknya teknologi di Indonesia

          Salah satu dampak masuknya smartphone di Indonesia adalah lunturnya kebudayaan daerah. Apabila dampak tersebut dibiarkan terus-menerus dapat mengikis lapisan kebudayaan yang telah dibangun lama sejak zaman nenek moyang. Salah satu kebutuhan agar dampak tidak meluas adalah dengan adanya program pengembangan kebudayaan di daerah. Tujuan diadakannya program ini adalah untuk menggerakkan masyarakat agar lebih peduli dan meningkatkan rasa cinta terhadap kebudayaan sendiri atau daerah, melestarikan kebudayaan dan kesenian daerah masing-masing.

          Untuk mengembangkan program ini, telah dilakukan riset yang amat mendalam mengenai tanggapan masyarakat akan adanya program tersebut. Tanggapan masyarakat mengenai adanya program ini, sebagian besar masyarakat setuju akan diadakannya program tersebut. Program ini dinamakan SSM(Seminggu Sekali Menari). Dengan adanya program ini, diharapkan dampak negatif penggunaan smartphone berkurang. Sehingga kesenian daerah tidak dilupakan oleh masyarakat   dan   tidak   dicuri   oleh bangsa lain.


            Contoh implementasi lainnya yang dirasakan adalah Lembaga Adat Panglima laot terhadap wilayah adat panglima laot yaitu penggunaan aplikasi prakiraan cuaca bagi nelayan. Aplikasi ini merupakan terobosan dari BMKG (Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika). Aplikasi ini tengah disosialisasikan di wilayah adat, dan Panglima Laot wilayah adat laot Sabang. Jadi teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan nelayan dalam mencari nafkah.

Source: 

https://sulselprov.go.id/welcome/post/dampak-teknologi-terhadap-kehidupan-sosial-masyarakat

 

Nama: Dewangga Suryo Laksono

NPM: 50420363

Matkul: Ilmu Sosial Dasar

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar